Selasa, 03 Januari 2012

Wisata Kawah Putih, Bandung

Add caption
Pernah mengunjungi tempat ini? klo berniat ke sini, jangan lupa bawa sweater, jaket, or pakaian penghangat lainnya. Suhunya -16, brrrrrrrrr.
Tanggal 31 Desember 2011 dalah kunjungannku yang kedua,yang pertama Desember 2007.  banyak perubahan yang terjadi, kali ini ditata lebih profesional. Saat ini pun pembangunan masih dilakukan, seprti penyelesaian tangga, Tulisan kawah putih yang besar terbuat dari batu putih menyerupai marmer atau memang marmer y? semakin indah.

 Puncak gunung Patuha ini memiliki air yang putih kehijauan, bau belerangnya lumayan menyengat. Ketika anakku Danan mencelupkan jarinya ke air kawah, ia bilang dingin. Ada papan peringatan untuk tidak berada lebih dari 20 menit di seputar kawah karena dapat menyebabkan gangguan pernapasan. Benar juga, beberapa orang terbatuk-batuk ketika keluar, mungkin akibat terlalu lama.

Untuk rasa dingin, keindahan dan profesional yang mulai ditawarkan, setiap pengunjung membayar Rp. 16.000. Murah?  Eitss, jangan senang dulu, karena mobil yang masuk dikenai biaya Rp.150.000 permobil. Lumayan bikin nyengir dehhh. Jangan lupa bawa bekal dari rumah karena rasanya amat nikmat makan di tengan serbuan udara dingin. Ada beberapa penjual makanan yang terletak di luar area seperti baso, mie, dan minuman.

Dari 2 x kunjunganku ke sana, banyak yang berbeda. Namun satu yang tetap sama, aku tetap menggendong anak, Pada tahun 2007 aku gendong Dira, anak keduaku yang saat itu berumur 1tahun, kali ini aku menggendong Deff, anak ke-3 yang berumur 5 bulan.  Selamat Berkujung.....










perkembangan anak 8 tahun

Selasa, 11 Oktober 2011

perkembangan bayi menjelang 3 bulan

Hari ini Deff lucuuuu banget. pengen gigit saking gemesnya. Hobi barunya menarik-narik baju sering banget dilakukan. sampe perutnya keliatan! Duhhh, nanti masuk angin sayang.....dah mulai suka main ludah pula....sampe bebusa. seneng banget diajak ngobrol. bisa jawab sambil tawa, lucuuuu deh

Sabtu, 08 Oktober 2011

Deff usia 2 bulan

tanggal 25 September Deff berusia 2 bulan. Aku browsing di Google, apa saja kemampuan bayi pada usia itu, lalu aku bandingkan dengan pangeranku. Kontak matanya bagus, ia sudah dapat mengikuti objek bergerak dengan matanya. Tangannya masih kaku dan bergerak gerak tak terkoordinasi namun sudah tidak mengepal dengan erat lagi. mulai mengoceh aong, engging, ehh, ong, dan mengangkat kepala 45.

Perasaan orangtua

Tidak ada sekolah untuk menjadi orangtua yang baik, sebagai orangtua kita harus terus belajar untuk menjadi orangtua yang baik bagi anak-anak kita yang adalah amanah dari Allah SWT. Setiap pengalaman dijadikan pelaran, baik itu pengalaman dari orangtua, mertua, teman, dan buku yang banyak tersedia. Terkadang, satu sikap yang baik kita tanamkan pada anak pertama, tidak berhasil kita tanamkan pada anak yang lainnya. Danan, anak pertamaku, usianya 8 tahun saat ini. biasanya aku mengantar ke sekolah, jadi aku tahu informasi yang terjadi di lingkungan sekolah. Saat kelas 3 ini aku tidak dapat mengantarnya lagi, karena melahirkan, ga bisa kan tinggalin baby sendirian di rumah. Aku juga tidak lagi memeriksa pelajarannya secara rutin, karena repot baby dan juga mengajar Dira membaca dan mengaji karena sudah duduk di TK B. Ya, aku memang tidak mencari pembantu rumah tangga untuk membantuku, aku lebih suka mengrjakan semua pekerjaan rumah tangga sendiri, BUatku tidak sulit karena aku sudah terbiasa repot, sibuk, dan rasanya juga lebih menyenangkan. lagipula Danan harus belajar mandiri, dan mengatur semua keperluannya dengan baik. Namun semua tidak berjalan sesuai harapan. Nilai Danan di sekolah baik, namun terkadang ia tidak tahu informasi penting yang diberitakan gurunya. Bayangkan, Danan pernah datang ke sekolah ketika kelas hampir bubar! ia tidak tahu jam masuk di rumah selama bulan puasa. Dan kemarin, ia tidak mencatat jadwal UTS, bahkan ia tidak tahu bahwa mulai hari senin ada UTS di sekolahnya. ampyuuuuuun. kepalaku nyut-nyutan, sepanjang usia sekolahku, rasanya aku tidak pernah sampai selalai itu. Apa aku harus marah? apa itu yang terbaik? aku intropeksi diri dan Danan. aku tanya apa mami yang salah sampai kakak selalai itu? aku bersedia berubah untuk perbaikan.Namun seperti biasa Danan diam dengan tampang cemberut nyaris menangis. Aku cerita ke papinya, ia marah, padahal biasanya ia menyerahkan semua padaku. Akhirnya, aku merapikan Play Station miliknya. Aku bilang mungkin itu salah satu penyebabnya. Aku juga menyita Album dan kartu-kartu animal kaesar koleksinya, boleh dilihat cuma saat libur sekolah. Danan tidak protes. akhirnya kami juga melarang ia tidur bersama kami. Sejujurnya, berat bagiku menghukum anakku. setiap orangtua terutama ibu pasti ingin anaknya selalu bahagia dan semua yang kusita adalah benda-benda yang membuat danan senang tapi ku ambil kesenangannya. Tapi aku harus melakukannya, demi Masa Depan Danan. Aku juga tidak tahu bahwa ini yang terbaik dan bisa berhasil membuat Danan lebih baik, aku cuma berusaha dan mencoba, serta belajar terus memahami fikiran dan perasaan anakku.

Selasa, 04 Oktober 2011

Perkedel Tahu

Tahu adalah makanan penuh gizi. Protein nabatinya tinggi. Karena itu aku selallu mengusahakan menu tahu sebagai menu tambahan untuk makanan sehari-hari keluargaku. Ini dia salah satunya

Bahan :
4 buah tahu kuning ukuran besar (di Bandung harganya Rp. 500 perbuah)
100 gram daging ayam giling
1 sdm terigu
1 butir telur
1 batang daun bawang (iris halus)

Bumbu yang dihaluskan :
5 butir merica
3 siung bawang putih
1/2 sdt garam

Cara membuat :
1. Haluskan tahu menggunakan sendok
2. Campur semua bahan termasuk bumbu halus, aduk rata
3. Bentuk menggunakan 2 buah sendok makan
4. goreng dalam minyak panas sampai kuning kecoklatan

Sabtu, 17 September 2011

Wyasa Triandaffa Supriadi

tulisan ini untuk pangeran kecilku, untuk diingat. sesungguhnya ingin aku merekam perkembangan mereka dalam memoriku,karena sulit untuk mengingatnya.

Selasa, 13 september ketika imunisasi polio dan hepatitis, berat Deff 5,9 kg. Dokter Yenny terheran-heran dengan pertambahan berat badan yang menurutnya luar biasa. Kalau mami lihat sih deff g gendut banget, tapi dokter bilang badannya ngisi, Alhamdulillah, yang terpenting Deff sehat dan mampu berkembang sesuai tahapan usianya, kalau bisa sih lebih cepat. amiin

Menjelang 2 bulan ini Deff sudah bisa berkomunikasi dengan bersuara "Ah, engg, engging, oh"dan tertawa lebar. entah kalau diajak bicara orang lain di luar kelurga. Atu bilang Deff mudah terenyum, semoga begitu terus ya, Deff menjadi manusia yang mudah bahagia, jadi selalu optimis menjalani hidup.

Banyak yang mau mau tulis tentang DEff, tapi waktunya terbatas. ini mami tulis buru2, mumpung Deff tidur di ayun, setelah ini banyak yang harus mami kerjakan, angkat jemuran, cuci piring, mandiin Deff + Teya. semua mami nikmati sepenh hati, moga cita2 mami terkabul, untuk bisa kembali beraktivitas setelah DEff 1 tahun. kan ada Kaka n Teya yang jagain. udah yaa,deff anteng jadi besok2mami bisa nulis lagi